Papa, sampai jumpa lagi...
Orang baik, itulah yang saya tangkap dari komentar teman, kerabat, dan sahabat Papa di hari terakhirnya di dunia. Hal yang sama terlontar dari saudara, tetangga, dan orang-orang yang bekerja di rumah. Semoga mereka dimuliakan dan doanya diterima oleh Allah SWT. Saya sendiri punya cerita sendiri tentang Farchad Poeradisastra, papa saya. Sejak kecil, tanggung jawab jadi hal yang diajarkan dan dicontohkannya ke saya. Seingat saya, sepulang sekolah TK pada 30 Agustus 1989 saat adik saya lahir, papa bilang "Kamu sekarang sudah punya adik, jadi harus belajar tanggung jawab. Kamu harus "jaga" diri agar jauh dari hal negatif, karena yang rugi nanti kamu sendiri, bukan Papa Mama. Kamu bertanggung jawab akan masa depan mu sendiri". Kalimat inilah yang selalu teringat jadi pertimbangan sebelum melakukan sesuatu, yang mungkin kadang mengarah ke suatu yang negatif. Hal ini juga yang menghindarkan saya dari rokok, narkoba, dan seks bebas. Selain itu, salah satu kalimat yang j...