Rokok, I'm in Pain
Kenapa saya tidak merokok? Karena lingkungan saya tidak memberikan contoh untuk itu dan saya bersyukur karenanya. Soal bahaya rokok, itu tidak akan saya tuliskan disini. Sudah banyak yang memuat tentang bahayanya, dan saya yakin setiap orang yang merokok pun sudah tahu akan konsekuensinya. Saya cuma mau cerita sedikit tentang rokok dari sudut pandang saya, seorang Dikfa. Papa saya bukan seorang perokok, imam yang ada di rumah tidak memberikan contoh itu pada saya. Pernah sekali ayah saya mencoba untuk meroko saat rokok salah seorang tamu tertinggal. Mereknya Bentoel, ya itu lekat di ingatan saya. Saat itu juga, papa saya langsung terbatuk-batuk dan memberikan rokok itu pada seseorang yang saya lupa siapa. Lalu masa kanak-kanak saya, dimana teman-teman saya penasaran untuk tahu bagaimana rasa rokok. Saya dengan sok yakin saat itu bilang kalau saya mau jadi atlet, jadi gak mau ngerokok. Ya, hobi saya bermain sepakbola memang saat itu membentuk saya untuk lebih menjaga diri saya dari ...