Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2008

mempersiapkan diri!

"Fa, kayaknya lo masuk tim arus mudik" Saat seorang sahabat memberitahukan kepada saya, dalam hati saya berkata. " kenapa saya?" Tapi bila menilik niat saya masuk ke dunia pertelevisian, ini adalah kesempatan! Kalau bisa di bilang, saya adalah seorang yang banci tampil, atau senang menjadi pusat perhatian. Rasa ini saya temukan pada tahun 2003, saat saya pertama kali ngeMC. Saat itu, adalah pertama kalinya saya membawakan acara di depan banyak orang. Masa perkenalan fakultas adalah waktunya. Saat itu tidak saya rasakan sama sekali grogi atau bingung menghadapi ratusan orang didepan saya. Sejak saat itu saya selalu mengajukan diri untuk membawaqkan acara. Semua saya lakukan tanpa bayaran, hanaya untuk mengasah jam terbang saya. Latihan public speaking pun saya jalani untuk mengasah hobi baru saya. Di tempat latihan itu pula, yang membuka mata saya bahwa untuk menjadi seorang pembawa acara tidak semudah yang saya bayangkan. Dari menjadi pembawa acara di depan public,...

MERINDANGI HATI BIDADARI

Saat ku dengar bahwa sang bidadari terluka, terbangun rasa tuk menghiburnya Saat sang bidadari menitikkan airmatanya, ingin ku tukar itu dengan uraian senyumnya Rupanya bidadari itu telah menggali luka sejak lama, dimulai saat dia pertama kali menautkan hatinya. Bukankah keindahan itu lekang oleh waktu? Rupanya sang bidadari lupa nilai yang lebih berharga dari sebuah keindahan. Ya, yang jauh lebih berharga. Bukankah hati yang baik akan menghangatkannya? Tapi sekarang bukan waktunya menyesali kesalahan. Dan juga bukan waktu tuk menaruh dendam. Sekarang adalah pancaran sinar terang yang membuka jalan. Sekarang adalah waktu tuk meninggalkan lembaran hitam. Biarlah ku menjadi pohon yang melindungi sang bidadari dari badai kelabilan Biarkanlah aku menjadi kumpulan daun yang menutupinya dari terik kesedihan. Karena hanya itu yang dapat aku lakukan, menghadapi kegamangannya saat ini. Yaitu dengan merindangi hati sang bidadari pujaan. Tak terbesit dal...