Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2008

HiDuP

Dalam hidup...... "Janganlah takut salah, mengakui kesalahan, dan meminta maaf akan kesalahan yang diperbuat!" "Janganlah kau buat kotak yang akan membatasi mu untuk bertindak." "Janganlah kau anggap dirimu yang Ter-, karena sesungguhnya kau belum melihat dunia." "Percayalah bahwa semua masalah pasti ada jalan keluarnya." "Percayalah bahwa semua usaha yang kita lakukan tidak ada yang sia-sia." "Percayalah bahwa cinta akan selalu mengiringi jalan mu dalam kehidupan."

'deadline, aku bingung'

Gambar
Tampaknya deadline tetap menjadi masalah ku...huh. Kenapa susah sekali ya menjalani rutinitas yang sudah ku lakukan hampir dua tahun. Situasi tidak menguntungkan tak bisa di jadikan alasan untuk menghindar. Tayangan sudah mulai tak aman. Rasa tak enak mendera. Kepercayaan dari para bos, jangan samapai ku sia-siakan. Ayo.....buka ide mu. Jangan batasi pikiran mu... dikfa.

Mengingat mawar yang terlewat

Yang Terlewatkan Kemana kau s’lama ini Hingga kalian kunanti Kenapa baru sekarang Kita dipertemukan Sesal tak ‘ kan ada arti Karna semua t’lah terjadi Ini set’lah menjalani Sisa hidup dengannya Reff: Mungkin salahku… Melewatkanmu… Tak mencarimu… Sepenuh hati… Maafkan aku… Kesalahanku… Melewatkanmu… Hingga kau kini… Dengan yang lain… Maafkan aku… Jika berulang kembali Kau tak akan terlewati Segenap hati kucari Dimana kau berada Walau ku terlambat Kau tetap yang terhebat Melihatmu… Mendengarmu… Kaulah yang terhebat

mau dibawa kemana?

Ketika ku masuk toko, aku ingin membeli kue yang kelihatan paling enak. Tapi saat itu aku di berikan kue yang terlihat lucu dengan hiasan yang sangat disukai anak-anak.Kue itu sangat besar sehingga harus ditopang dengan bantuan teman-temanku. Waktu itu aku ragu dengan kue yang kuterima. Tapi setelah kugenggam dan kucoba rasanya, ternyata rasa kue itu benar-benar enak. Saat ini penopang kue itu sudah berganti. Dan beberapa tampaknya kurang kokoh memegang kue itu. Aku takut bila kue itu harus terjatuh. Karena, tidak mudah untuk mengumpulkan repihan kue itu. Dulu kami pernah hampir menjatukannya. Namun saat itu kami dijaga oleh mentor kami supaya tetap kuat menopang kue ini. Saat ini mentor telah berganti dan cara memperlakukan kami pun berbeda. Aku tak tahu apakah dengan cara seperti ini kue takkan terjatuh. Setelah kue ini kami beri berbagai macam hiasan yang menarik, apakah kue ini harus jatuh? Semoga itu tak terjadi.