Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Apa yang mereka katakan tentang saya?

Pernahkah terpikir di benak Anda, apa yang orang pikirkan tentang Anda? Rasa ini kadang terlintas di benak saya. Lebih bertambah saat saya bercerita tentang sikap atau tindakan seseorang yang saya tidak suka pada teman saya. Lalu apa yang mereka pikirkan tentang saya? Saya sungguh penasaran. Saya adalah seorang yang emosional dan suka meledak-ledak. Hal ini saya sadari tidak baik, dan untungnya saat kuliah ada teman saya yang berani menegur saya dan memberikan saran untuk lebih mengendalikan diri. Baik perkataan maupun tindakan. Mereka menyadarkan saya, bahwa menyampaikan sesuatu hal dengan tenang dan baik akan lebih mudah di mengerti dan terima orang lain. Memasuki dunia kerja, saya sempat dirugikan dengan sikap saya yang ceplas ceplos. Saat itu saya tak pandang di forum apa saya berbicara dan dengan siapa saya berbicara. Sesuatu yang saya anggap benar akan saya pertahankan dan apa yang saya anggap salah akan saya tentang. Tapi seorang senior saya kala itu menyarankan untuk lebih peka...

Orang hebat menjadikan orang lain hebat

"Masa kamu kalah sama perempuan. Kerja dimana aja pasti nemuin atasan yang gak enak." Farchad Poeradisastra Inilah lecutan dari papa saya suatu hari di awal tahun 2008, saat saya merasa perlakuan bos saya kala itu tak adil. Saat itu, saya pun bangkit. Saya ingin menunjukkan nilai saya di hadapan atasan. Tak peduli berapa banyak makian dan hukuman yg saya terima, saya hanya menjalankan dengan niat membuktikan bahwa saya mampu. Seiring waktu berjalan, kepercayaan dari sang atasan pun saya raih. Tapi memang sepertinya dia, tak pernah puas sepenuhnya dengan apa yang saya kerjakan. Saya bukan orang yang senang melaporkan apa yang saya lakukan setiap saat. Saya lebih suka di koreksi dari apa yang saya kerjakan. Saya tidak suka di bilang tidak bisa sebelum saya coba. Makanya saya selalu ingin melakukan hal yag baru. Beliau tampaknya mulai mengerti karakter saya. Saya bukan ingin membangkang dari perintah, saya cuma ingin memberikan ide dan pemikiran saya untuk menghasilkan yang lebi...

Maaf, saya mengeluh...

Gambar
Banyak motivator atau trainer yang mengatakan jangan suka mengeluh. Orang yang mengeluh itu bla...bla...bla... Tapi, mungkin saya tidak sepenuhnya setuju mengenai tidak boleh mengeluh. Saya mungkin bukan orang yang sepintar, seberpengalaman, sebijaksana, dan sehebat mereka, tapi saya punya hak untuk berpendapat. Menurut saya, mengeluh itu perlu. Karena pada saat mengeluh kita menghargai diri kita. Tubuh, pikiran, dan rasa punya sensor akan batas kewajaran, kenyamanan, dan kebenaran. Jadi hak mereka tak boleh di ambil dengan membohongi diri dengan mengatakan semua baik-baik saja. Kalau ada yang bertanya, apa saya suka mengeluh? Ya, saya suka mengeluh. Buat saya, saat mengeluh kita mengetahui dan menyadari situasi yang kita hadapi tidak normal. Sehingga kita mempunyai ukuran yang jelas akan nilai proporsional dan berusaha untuk mencapainya. Ingat, berusaha mencapainya. Mengeluh dalam definisi saya, adalah mengeluh yang membuat kita ingin memperbaiki situasi tid...

Saya tak pernah memaksa....

Saat saya tertarik kepada seseorang, maka saya akan mendekatinya. Mencari tahu hal-hal yang berhubungan dengannya seperti kesukaan, minat, dan pandangan hidupnya. Saat itulah saya akan mencari tahu, karakter seperti apa yang dimilikinya. Saat saya sudah lebih tertarik padanya, baru saya akan menunjukkan seperti apa saya. Pastinya, saya yang apa adanya. Bukan saya dalam bentuk lain, kamuflase, atau pun melebih-lebihkan. Dengan menunjukkan sebodoh apa saya, semiskin apa saya, sebelagu apa saya, dan hal-hal lainnya. Saya berharap dia mengenal SIAPA SAYA! Bukan kata orang, kata teman, atau katanya-katanya yang tak jelas sumbernya. Nilailah saya. Setelah saya menunjukkan seperti apa saya, maka biarkan proses yang namanya cinta bertumbuh. Memberikan perhatian secukupnya dan sewajarnya. Satu yang pasti, saya tak pernah memaksa. Walau sebagian orang berhasil meraih cintanya dengan mengejarnya tanpa kenal lelah, saya bukan tipe yang seperti itu. Saya lebih senang saat saya dan dia sama-sama sal...

#peringatan

Gambar
Kalau yang follow twitter saya, pasti tau saya beberapa kali membuat has tag #peringatan. Karena saya mau merubahnya dengan #paparanpikiran maka dibawah ini twit saya dgn #peringatan. Siapa tahu ada yang ingin membaca...=) dikfaT7 Dikfa Puradisastra Keceriaan itu ada karena kita mau menghadirkannya di keseharian kita. #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Pada saat seseorang menjadi dirinya, di saat itulah dia menghargai dirinya. #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Seperti angin yang tak berhenti berhembus, seperti itu kebaikan seseorang akan terdengar. #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Membagikan ilmu membuat kita tak akan pernah berhenti belajar. #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Kadang yg kita pikirkan dan bayangkan berbeda dengan kenyataann karena Tuhan punya rencana lain. =) #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Masalah tak akan pernah berada jauh dari kita, hanya bagaimana kita mengontrol dan mengatasinya. #peringatan dikfaT7 Dikfa Puradisastra Saat menemukan kejan...

my lovely ...

Ku tak mengenal mu dekat, yang ku tahu cuma apa yang kulihat. Gaya mu yang cuek membuat mu terlihat jauh lebih menarik daripada para pesolek. Pandangan matamu ke arah ku, kutangkap saat ku mencuri pandang ke arah mu. Keinginan mu untuk belajar, membuat ku tak kuasa menolak untuk bersikap wajar. Walau kadang sifat kekanak-kanakan masih terlihat jelas di perilaku mu tak lantas membuatku sebal, justru ingin memanjakan. Tampaknya ku perlu belajar menyuarakan hati. #SuatuwaktudibulanJuni

kumpulan status FB ku (4)

Dikfa Puradisastra Memulai dari yg kecil, belajar dari yg mudah, dan merangkul dari yg dekat. Yang penting jangan tunda. Dikfa Puradisastra modern tak selamanya lebih hebat dari yg tradisional. teori vs ilmu. Dikfa Puradisastra Ingat, kita tak dinilai dari yg kita pakai. Tapi dari apa yg kita kerjakan dan kuasai. Dikfa Puradisastra bahagia itu bukan tujuan, tapi hadiah dari kerja keras. Dikfa Puradisastra Sukses, meraihnya tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kehilangannya bisa lebih cepat dari kedipan mata. Dikfa Puradisastra Mereka yg sukses akan lebih lengkap saat menyempurnakannya dengan bersyukur dan bersedekah. Tapi tidak perlu menunggu sukses utk bersyukur dan bersedekah. Dikfa Puradisastra Rejeki itu untuk di syukuri. Rejeki yg orang dapat bukan buat kita iri, tapi jadi motivasi. Karena kita tak tahu apa yg membuat mereka di hadiahi olehNya rejeki yg berlimpah dan bisa buat yg lain keki. =) Dikfa Puradisastra Semua manusia diberikan waktu yg sama, yaitu 24 jam sehari. Y...

Anak itu...

Seorang anak kecil peminta-minta itu seakan tak percaya saat menerima selembar uang dua puluh ribuan di gelas yang digunakannya untuk meminta-minta. Gelasnya yg terisi tiga koin lima ratus rupiah itu seakan mendapat kejutan saat terisi lembaran berwarna hijau. Kepalanya pun iya geleng-gelengkan sambil melihat lagi kertas itu di bawah lampu. Dia pun kembali mengelengkan kepala. Mungkin dalam hatinya dia bersyukur pada tuhan. Melihat gelengan kepalanya, aku pun berharap dan berdoa... Semoga gelengan kepala itu bukan pengukuhan niat untuk menjadi pengemis sampai dewasa. Semoga itu menjadi lecutan baginya untuk berada di posisi si pemberi. Semoga dia tidak membenci seluruh orang yg bernasib lebih baik darinya dgn menerima uang itu. Semoga dia tidak menaruh dendam pada nasib baik yg belum menghampirinya. Jakarta, 8/6/11 Dikfa Puradisastra

YANG TERKENANG, YANG TEREKAM, YANG TAK AKAN TERLUPAKAN

Maaf kir, saya tidak bisa meneteskan airmata saat kau pergi. Mungkin saya bukan orang tepat untuk menulis ini, mungkin saya bukan sahabat terdekat mu, dan mungkin saya tak cukup memberikan mu perhatian. Tapi, saya tetap berusaha bercerita tentang mu yang masih terus melintas di benak ini. Syakir yang saya kenal adalah seorang yang riang, penuh semangat, bisa menerima masukan, dan malas. Kenapa saya mengingat bahwa dia termasuk orang yang malas, karena malas itu yang mendekatkan kami di program pertama kami Laptop Si Unyil. Syakir sama malasnya dengan saya, tapi dia selalu bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dibandingkan saya. Soalnya, dia orang yang cerdik. Dia tahu bagaimana mengefektifkan waktu dan mempunyai jaringan yang lebih baik dibandingkan saya. Syakir orang yang tidak cepat puas. Berada di program anak-anak yang sebenarnya cukup nyaman, tak menghalangi keinginannya untuk tampil di layar kaca. Harapan itu pun seperti terjawab, dia di pindahkan ke program yang menuntutnya ...

Indah buat saya...

Indah itu saat orang hebat bisa rendah hati. Indah itu saat kita tahu sudah cukup. Indah itu saat masalah terselesaikan. Indah itu saat dua orang hebat saling memuji. Indah itu saat bisa meredam emosi. Indah itu saat bisa bijaksana mengambil keputusan. Indah itu saat berani bertanggungjawab. Indah itu saat mengungkapkan rasa cinta. Indah itu saat membuka pagi dengan senyum. Indah itu saat mendapatkan yang kita butuh. Indah itu saat dapat memenuhi janji. Indah itu saat bisa membuat orang lain bahagia. Indah itu saat mengetahui orang yang kita sayang bahagia. Indah itu saat melihat orang meraih keberhasilan. Indah itu saat orang tidak serakah akan harta. Indah itu saat orang belajar dari keberhasilan orang lain. Indah itu saat orangtua bisa bangga sama anaknya. Indah itu saat anak berbakti kepada orangtuanya. Indah itu saat kita berusaha adil. Indah itu saat tak hanya dibayangkan, tapi dirasakan. Indah itu saat ini, jangan tunda sampai nanti!

kumpulan status FB ku (3)

Dikfa Puradisastra ketika masih ada kebutuhan yang lebih penting, kenapa mengorbankannya untuk bermewah-mewahan. Dikfa Puradisastra Segala suatu akan lebih enak bila dilakukan dalam suasana yang nyaman. Dikfa Puradisastra Hidup yg sehat itu yg serba cukup. Cukup kegiatan, penghasilan, istirahat, ibadah, dan hiburan. Jadi sehatkah hidup mu? Dikfa Puradisastra Jangan bicara besar dgn usaha kecil, jangan bicara jauh bila blm mulai melangkah, jangan bicara tinggi bila takut jatuh. Dikfa Puradisastra Mengenai waktu, kalau tidak bisa mendapatkan kuantitas, setidaknya kualitas Dikfa Puradisastra Manusia punya batasan, jangan lupa itu! Dikfa Puradisastra Kadang kita harus melihat dengan sudut pandang yang berbeda utk mengerti. Kadang kita harus mencontoh agar lebih baik. Kadang kita harus melihat kelebihan orang utk tetap berpijak. Dikfa Puradisastra Tak perlu bersuara, hanya berkarya. Dikfa Puradisastra ketika satu belum cukup, dua pun terasa kurang, telaah lagi itu kebutuhan atau cuma keingi...

Entah kenapa....

Gambar
Entah kenapa, berapa bulan belakangan ini saya lupa dengan yang namanya keceriaan, kebahagian, ketenangan, kepuasan, dan banyak lagi hal-hal menyenangkan. Saya bukan pekerja unggulan, tapi juga bukan yang terburuk. Dalam bekerja yang saya perlukan hanya keikhlasan hati untuk mengerjakannya. Pada saat hati tak bisa ikhlas, maka berantakanlah. Entah kenapa, saya lupa dengan yang namanya profesionalisme yang sering diagungkan oleh banyak orang. Saya merasa profesional akan berkembang di sistem yang profesional. Kalau sistem yang kita huni tak mengindahkannya, lalu untuk apa? Timbal balik, itu yang terlintas di benak saya. Tak peduli orang mau berkata apa! Entah kenapa, lelah rasanya mengerjakan hal yang tidak saya senangi dengan sistem yang tak mendukung. Mungkin saya memang bukan seorang yang tangguh seperti dia atau kebanyakan orang di tim saya.Ya memang saya yang bersalah, tapi itu hak saya untuk salah. Entah kenapa, hari libur yang hampir tak pernah berkunjung pun selalu dihinggapi r...

MITOS MAKAN PADA IBU HAMIL, BENAR ATAU SALAH?

Gambar
PERCAYA MITOS “NANAS BISA MENGUGURKAN KANDUNGAN?” MITOS INI PASTINYA DITANGGAPI SECARA BERBEDA-BEDA OLEH PARA IBU. MAKLUM SAJA, OMONGAN TURUN TEMURUN MENGENAI APA YANG BOLEH DAN TAK BOLEH DIMAKAN SAAT HAMIL MENJADI REFERENSI YANG TIDAK BAKU. TAPI TERNYATA BELUM ADA PENELITIAN YANG MENYATAKAN NANAS MENJADI PENYEBAB KEGUGURAN. PENELITIAN YANG PERNAH HANYA PADA MENCIT ATAU TIKUS PUTIH DENGAN PEMBERIAN EKSTRAK NANAS. SEPERTI DISAMPAIKAN DOKTER KANDUNGAN RSPP dr.FRIZAR IRMANSYAH, SpOG(K) BAHWA “PERNAH DILAPORKAN PEMBERIAN EKSTRAK NANAS PADA MENCIT KURANG DARI ENAM MINGGU MENYEBABKAN KEGUGURAN, TAPI TIDAK PADA MANUSIA” MEMANG BELUM ADA BUKTI YANG MENYATAKAN NANAS BISA MENYEBABKAN KEGUGURAN, TAPI RASA MULES YANG DIRASAKAN OLEH IBU HAMIL KALAU MEMAKAN NANASLAH YANG SUKA MENGKHAWATIRKAN. RASA MULES DITIMBUKAN OLEH ZAT BROMALIN YANG DI KANDUNG NANAS. ZAT INI JUGA MENIMBULKAN KONTRAKSI PADA RAHIM DAN MULUT RAHIM. dr.FRIZAR IRMANSYAH, SpOG(K) MENAMBAHKAN PEMIKIRAN NANAS BISA MEMBUAT KEGUGURAN I...

Sekumpulan status FB ku! (2)

Dikfa Puradisastra kadang terlalu banyak yang harus dipikirkan membuat kita enggan memikirkannya. Dikfa Puradisastra Ini bukan mengenai siapa yg salah, tapi kesadaran berlaku benar! Dikfa Puradisastra Hukum di Indonesia tak jelas? Yang jelas adalah semua ini benar-benar tak jelas. Dikfa Puradisastra Dan saya pun malu menyalahkan mereka atas rusaknya bangsa ini. Karena saya sadar, kadang tanpa sadar saya juga mungkin berkontribusi utk rusaknya bangsa ini. Dikfa Puradisastra Melawan arus itu sulit tapi mungkin lebih baik. Menjadi benar di lingkungan yg salah terkadang membuat kita menjadi aneh. Tak heran banyak orang yg tadinya terlihat baik terhanyut pada sistem yg menjerumuskan. Jadi dunia memang tak akan pernah baik! Dikfa Puradisastra Saat negeri sudah penuhi kuasa orang-orang busuk, apa yg bisa membuatnya bertahan? Dikfa Puradisastra Cukup atau tidak tergantung bagaimana kita menggunakannya... Dikfa Puradisastra Sebaiknya jangan terlalu lama bermain dgn kemungkinan, mari mulai dgn t...